Teknologi dan Ilmu Gizi yang Selalu Berdampingan
Nama : Leni Yuniarti
NIM : 1022201027
Prodi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas M.H. Thamrin
Tugas Mata Kuliah Komputer Dasar
Dosen : Irwan Abdullah, S.Kom, MM
Teknologi di bidang kesehatan salah satunya teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi di Indonesia tergolong pesat. Penggunaan perangkat komunikasi berbasis internet cukup mudah dijumpai, baik menggunakan komputer maupun telepon pintar. Pemanfaatan teknologi informasi masih terpusat pada hal-hal yang menyangkut hiburan dan informasi umum. Belum banyak aplikasi maupun layanan terkait kesehatan dan gizi yang terkenal di masyarakat. Masyarakat lebih mengenal situs pencari, media sosial, dan aplikasi permainan.
Kalaupun masyarakat membutuhkan informasi mengenai kesehatan atau gizi, kemungkinan besar mereka akan menggunakan mesin pencari. Sayangnya, hasil yang ditampilkan oleh mesin pencari seringkali tidak relevan, tidak aktual, bahkan ada yang menyesatkan. Hal ini dapat merugikan masyarakat karena terkait dengan status kesehatan atau gizi seseorang.
Alangkah baiknya jika terdapat mekanisme sosialisasi melalui berbagai platform teknologi informasi yang sudah ada maupun pengembangan aplikasi baru untuk dapat menyosialisasikan hal ini. Sehingga misalnya ketika sedang menggunakan media sosial, pengguna mendapatkan pesan yang menarik mengenai pedoman gizi seimbang. Atau ketika sedang menggunakan suatu aplikasi, pengguna ditawarkan untuk menginstal aplikasi baru yang berisi edukasi dan informasi terkait pedoman gizi seimbang.
Jika hanya mengandalkan para ahli gizi dan metode klasik berupa penyuluhan dan kaderisasi, bisa memakan waktu yang sangat lama. Bila memanfaatkan media televisi, tentu biayanya akan sangat besar, dan efektifitasnya akan diragukan mengingat banyaknya iklan-iklan komersial yang tidak sejalan dengan pedoman gizi seimbang. Sehingga kinilah saatnya teknologi informasi ditingkatkan perannya di sektor kesehatan dan gizi. Dengan berbagai kelabihan dan potensi yang dimilikinya, sosialisasi berbagai program, panduan, maupun informasi kesehatan dan gizi dapat disampaikan dengan efektif dan efisien kepada masyarakat.
Selanjutnya ada teknologi mikroskop yang berperan sangat penting dalam bidang ilmu gizi. Dalam perkembangannya mikroskop mampu mempelajari organisme hidup yang berukuran sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, sehingga mikroskop memberikan kontribusi penting dalam penemuan mikroorganisme dan perkembangan sejarah mikrobiologi. Organisme yang sangat kecil ini disebut sebagai mikroorganisme, atau kadang-kadang disebut sebagai mikroba, ataupun jasad renik. Dapat di amati dengan mikroskop.
Perkembangan mikroskop juga sangat pesat. Semakin kesini perkembangan mikroskop sangat canggih. Kita tidak hanya bisa melihat benda yang kecil atau yang kasat mata lewat mikroskop, sekarang bahkan kita bisa melihat bakteri yang sangat - sangat kecil yang ada pada makanan. Disitulah peran penting mikroskop dalam bidang ilmu gizi.
Bagi para ahli gizi, mikroskop adalah alat yang tidak bisa dipisahkan dengan mereka. Mikroskop yang sudah sangat canggih ini bisa mengidentifikasi nutrisi atau kandungan yang ada pada makanan. Maka dari itu mikroskop yang digunakan harus mikroskop dengan kualitas yang bagus. Jika tidak maka ahli gizi tidak akan bisa mengidentifikasi makanan dengan baik.
Para ahli gizi harus benar - benar memperhatikan kandungan yang ada pada makanan. Jika teknologi yang digunakan tidak memiliki kualitas yang bagus, maka harus diganti sesuai dengan yang sebenarnya. Tidak hanya teknologi informasi dan mikroskop saja yang berperan penting dalam bidang ilmu gizi, ada mesin yang sangat membantu untuk para ahli gizi memberikan gizi yang baik bagi konsumen atau pasiennya.
Jika teknologi tidak terus diperbarui sesuai dengan zamannya, maka banyak sekali orang yang dirugikan dari berbagai bidang. Mesin yang digunakan oleh ahli gizi juga berperan penting untuk suatu makanan yang akan di produksi. Jika mesin tersebut tidak terus diperbarui dan tidak sesuai dengan kualitasnya, maka para ahli gizi akan sangat terbebani.

Komentar
Posting Komentar